NUSANTARA

Indonesia Bersiap Hadapi Tantangan Musim Kemarau 2024

FLORESGENUINE.com– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan agar Indonesia bersiap menghadapi tantangan musim kemarau tahun 2024. BMKG memprediksi, sebagian besar wilayah zona musim (ZOM) di Indonesia akan memasuki musim kemarau tahun ini di bulan Mei-Agustus.

“Menghadapi musim kemarau 2024, BMKG mengimbau Kementerian/ Lembaga, Pemerintah Daerah, institusi terkait dan seluruh masyarakat lebih siap dan antisipasif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau. Terutama di wilayah yang mengalami sifat musim kemarau bawah normal atau lebih kering dibanding biasanya,” demikian peringatan BMKG dalam keterangan tertulis di situs resmi, dikutip Rabu (27/3/2024).

Sebagian wilayah diprediksi akan mengalami peningkatan risiko bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan serta kekurangan sumber air. Selain itu, BMKG juga mengingatkan perlunya tindakan antisipasi terutama pada wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau atas normal atau lebih basah dari biasanya. Terutama dampaknya ke tanaman pertanian dan hortikultura yang sensitif terhadap curah hujan tinggi.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi: Tak Main-Main dengan Kekeringan dan Gelombang Panas

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, saat ini sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim hujan. Oleh karena itu, perlu mewaspadai dampak kondisi ekstrem yang masih berlanjut menjelang transisi pergantian musim.

Hal itu disampaikan saat membuka National Climate User Forum (NCUF) Cluster 2 yang berfokus kepada kebencanaan, kesehatan, lingkungan, energi, dan transportasi. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para pengguna informasi iklim terkait prediksi musim kemarau 2024.

Kemarau panjang dapat menyebabkan gagal tanam. (Foto : Kornelis Rahalaka/Floresgenuine)

BMKG juga merilis, prediksi musim kemarau 2024 pada 699 ZOM di Indonesia. Sebagian besar wilayah diprediksi mengalami awal musim kemarau tahun 2024 pada bulan Mei hingga Agustus 2024 sebanyak 445 ZOM (63,66%). Jika dibandingkan terhadap normal awalnya, awal musim kemarau 2024 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mundur yaitu sebanyak 284 ZOM (40,63%).

Selama musim kemarau tahun 2024, sebagian besar daerah diprediksi mengalami sifat hujan normal yaitu sebanyak 358 ZOM (51,22%). Sedangkan, puncak musim kemarau tahun 2024 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi terjadi pada bulan Juli dan Agustus 2024 yaitu sebanyak 537 ZOM (77,27%). Jika dibandingkan terhadap normalnya, puncak musim kemarau 2024 di sebagian besar daerah diprediksi sama dengan normalnya yaitu sebanyak 290 ZOM (49,49%).

BACA JUGA:  BMKG Ingatkan Warga NTT Waspadai Potensi Hujan dan Angin Kencang

Sedangkan durasi musim kemarau tahun ini di sebagian besar wilayah diprediksi terjadi selama 3 hingga 15 dasarian yaitu sebanyak 447 ZOM (63,95%). Artinya, bisa berlangsung selama 30 hari sampai 150 hari.

Jika dibandingkan terhadap normalnya, durasi musim kemarau tahun 2024 di sebagian besar daerah Indonesia diprediksi lebih pendek dari normalnya yaitu sebanyak 409 ZOM (58,51%). Berikut prediksi puncak musim kemarau di Indonesia tahun 2024 menurut BMKG:

Maret 2024 : 3 ZOM ( 0,43% )

April 2024 : 1 ZOM ( 0,15% )

Mei 2024 : 12 ZOM ( 1,73% )

Juni 2024 : 33 ZOM ( 4,72% )

Juli 2024 : 218 ZOM ( 31,19% )

Agustus 2024 : 319 ZOM ( 45,64% )

September 2024 : 66 ZOM ( 9,44% )

Oktober 2024 : 11 ZOM ( 1,58% )

BACA JUGA:  BPOLBF dan Polres Mabar Aktivasi TIC dan Command Center di Labuan Bajo

November 2024 : 13 ZOM ( 1,87% )

Desember 2024 : 2 ZOM ( 0,29% )

Sudah MK (Januari 2024) : 1 ZOM ( 0,15% )

Sudah MK (Februari 2024) : 16 ZOM ( 2,30%.* [kis/fg]

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button