PARIWISATA

Perkuat Promosi UMKM, BPOLBF Gelar Teras Ekonomi Kreatif

FLORESGENUINE.com- Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama Disparekrafbud Manggarai Barat kembali menggelar teras ekonomi kreatif vol. 2 pada Sabtu (27 April 2024) lalu di Promenade Marina, Labuan Bajo, Flores.

Teras Ekraf adalah konsep pasar yang dilaksanakan diakhir pekan dengan aktivitas utama jual-beli produk UMKM lokal Floratama (Flores, Lembata, Alor, dan Bima). Kegiatan ini dapat membuka ruang bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka serta memberikan alternatif kegiatan bagi komunitas.

Tujuan event ini yakni menciptakan serta memperluas akses pasar dan peningkatan promosi produk-produk UMKM dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo. Demikian diungkapkan oleh Plt. Direktur Utama BPOLBF, Fransiskus Teguh saat event Teras Ekraf 2024.

BACA JUGA:  LPEI dan PT BCA Kucurkan Rp1,05 Triliun Bangun Marina Labuan Bajo

“Kegiatan teras ekraf menjadi salah satu cara kita untuk menunjukkan kepada wisatawan bahwa ada aktivitas sebagai daya tarik saat mereka berkunjung ke Labuan Bajo. Mereka bisa mempertimbangkan beberapa aktivitas untuk dilakukan di dalam kota setelah mereka berkunjung ke pulau. Mereka bisa melihat sekaligus berbelanja produk local, selain menikmati suasana ambience Labuan Bajo. Ini juga menjadi tantangan bagi wisatawan untuk mempromosikan tempat ini,” ungkap Frans.

Menurut Frans, event ini merupakan salah satu cara  memperkenalkan ruang publik yang sudah ada dan mengaktivasinya sehingga terjadi perputaran ekonomi di Labuan Bajo, Flores. Ke depan, kegiatan serupa akan diadakan di ruang-ruang publik yang telah ada di Labuan Bajo, seperti di Parapuar.

Sementara itu Olivia, wisatawan asal Bandung mengungkapkan apresiasi karena bisa mengikuti event teras ekraf. Menurut dia, kegiatan ini menjadi opsi lain bagi wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.

“Teras ekraf acaranya seru, lokasi yang dipilih juga strategis jadi mudah diakses oleh pengunjung. Banyak variasi mulai dari makanan minuman dan kriya sehingga pengunjung bisa sekalian belanja produk lokal untuk oleh-oleh,”ujarnya.

BACA JUGA:  Sensasi Terowongan Pata Pu, Dentuman Dasyat Bikin Bulu Kuduk Berdiri

Acaranya juga enjoyable dari live music hingga pertunjukan seni serta interaksi dengan pengunjung, ada kuis dan para pengunjung juga diajak menari bersama. Semoga sukses terus teras ekraf,”tambah dia.

Pelaksanaan teras ekraf melibatkan 20  komunitas binaan BPOLBF dan Disparekrafbud yaitu Kriya, Fesyen dan Kuliner yaitu: Rejeleleng, Ummah, sobakar, Dapur Dite, GDJ, Sekangku, Kananta Art Shop, Songke Rely, Mata leso ge, Sari Toga Komodo, Pande Kopi, Kameku, KEDAI ECO, Sambal kapten, Cyen Food, Mamoy Snack, Exo flores/toxic, Molas Fatimah, Meruorah (industri) dan Mata Manuk.

Berdasarkan hasil laporan kegiatan Teras Ekraf, jumlah pengunjung selama sehari gelaran yakni sebanyak 726 pengunjung dengan nilai tranksaksi tenant mencapai Rp. 23.741.000. [kis/fg]

BACA JUGA:  Atraksi Wisata Baru di Labuan Bajo, Jelajahi Hutan Mangrove di Dusun Rangko

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button