PARIWISATA

Sensasi Terowongan Pata Pu, Dentuman Dasyat Bikin Bulu Kuduk Berdiri

FLORESGENUINE.com– Pantai Lolong atau oleh penduduk setempat menyebut Pata Pu terletak di Desa Lewoblolong, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Propinsi Nusa tenggara Timur (NTT).

Pantai bebatuan cadas ini terletak sekitar 30 km dari kota Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata. Pantai Lolong atau Pata Pu mempunyai panorama alam yang unik, sulit ditemukan di kawasan wisata lainnya.

Memasuki pantai yang satu ini, para pengunjung akan segera disuguhi pembandangan alam yang indah serentak terkesan angker. Selain terbentang bebatuan cadas yang menawan, di tepi pantai ini terdapat sebuah terowongan bawah laut yang cukup dalam.

Para wisatawan akan disuguhi pemandangan alam pantai yang indah serentak menawarkan sensasi yang luar biasa. Terowongan bawah laut berdiameter sekitar 3 meter  di kedalaman laut itu sungguh memacu andernalin. Betapa tidak, dentuman sangat dasyat akan menyambut kedatangan anda, sesaat setelah anda menapakkan kaki di tepi pantai itu.

BACA JUGA:  Konjen India Puji Keindahan Labuan Bajo dan Tertarik untuk Berinvestasi
Terowongan bawah laut di Pantai Pata Pu yang selalu menimbulkan dentuman dasyat. (Foto : Kornelis Rahalaka/Floresgenuine)

Gemuruh ombak yang datang bertubi-tubi menimbulkan suara dentuman yang sangat keras. Bunyian dasyat itu senantiasa keluar dari celah bebatuan cadas. Suasana angker seketika terasa di pesisir pantai itu hingga memicu bulu kuduk berdiri. Itu sebabnya, pengunjung yang datang ke tempat tak pernah sendirian tetapi biasanya berkelompok.

Maklum, dentuman dasyat dari dalam terowongan akan segera disertai terpaan angin yang sangat dasyat dari balik bebatuan cadas yang oleh warga setempat menyebut Snegor. Spot wisata yang satu ini tentu dapat memberikan pengalaman petualangan tersendiri bagi setiap orang yang berkunjung ke sini.

Selain terdapat terowongan bawah laut, Pantai Pa Pu juga menawarkan sensasi alam bebatuan cadas. Bebatuan  cadas tampak berdiri angkuh di sepanjang garis pantai tersebut. Di kawasan ini telah dibangun sejumlah fasilitas wisata antara lain area parkir, lopo, tempat wisatawan  melepas lelah.

BACA JUGA:  Tingkat Penghunian Kamar Hotel di Manggarai Barat Bulan Agustus 2023 Kisaran 60,76 Persen

Sementara itu terdapat jalan setapak melingkar meliuk di sisi kiri dan kanan menuruni bukit mungil hingga menuju tepian pantai yang eksotis tersebut. [Kornelis Rahalaka]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button