NUSANTARA

Paus Fransiskus Ajak Para Imam dan Klerikus Hindari Sikap Munafik

FLORESGENUNE.com– Paus Fransiskus mengajak para imam dan klerikus (kaum tertahbis) untuk bersikap hati-hati dan menghindari sikap munafik. Karena sikap tak terpuji ini hanya akan menjauhkan diri dari Tuhan.

Upaya menjernihkan, membaharui dan menguatkan panggilan imamat diperoleh melalui penyesalan, penitensi (sikap silih), doa dan sikap ketulusan seperti anak-anak. Pesan Paus Fransiskus itu disampaikan dalam misa kudus pemberkatan minyak krisma, minyak katekumen dan minyak orang sakit di Basilica St Petrus, Kamis (28/3/2024) pagi pukul 09.30 waktu setempat.

Orang nomor satu di Gereja Katolik se-dunia itu menyampaikan pesannya saat momentum ini dihadiri lebih dari 500 imam dari berbagai negara dan juga ribuan umat. Dalam perayaan misa ini, ratusan imam juga melaksanakan pembaruan janji imamat yang dipimpin langsung dan bersama Paus Fransiskus.

BACA JUGA:  Lantik PW Muslimat NU NTT Periode 2024-2029, Ketua Lakpesdam NU Harap Sinergitas dan Kolaborasi

Seperti dikutif Vaticannews.va, Romo Markus Solo SVD Kewuta melaporkan bahwa acara tersebut berlangsung dengan meriah sekaligus khusuk dan agung. Ketika memimpin upacara ini, Paus Fransiskus mengambil tempat di wilayah datar dalam Basilica St Petrus, persis di samping kiri berhadapan dengan altar utama.

Romo Markus mengatakan, Paus Fransiskus juga mengucapkan terima kasih kepada para imam yang bekerja keras demi pewartaan Injil di mana saja di dunia ini, sekalipun dalam kondisi sulit, kadang dengan perjuangan keras disertai airmata.

Terkait dengan peranan awam dalam tugas misi, Paus Fransiskus menegaskan bahwa tugas misi penginjilan adalah juga merupakan tugas dan tanggungjawab segenap anggota Gereja. Peran kaum awam dalam mendukung dan mendoakan para imamnya adalah sebuah bentuk dukungan integral yang akan selalu tetap dibutuhkan terutama di dalam semangat sinodalitas.

Paus Fransiskus yang masuk ke dalam Basilika dari arah Pinto Doa (Porta della Preghiera) didorong di atas kursi roda, melewati barisan ratusan para imam sambil melambaikan tangan dengan senyuman cerah.

BACA JUGA:  Kepala BNN : Manggarai Barat Paling Rawan Peredaran Narkotika

Di akhir perayaan, Paus Fransiskus dibawa di atas kursi roda melewati lorong tengah Basilika sehingga semua yang hadir dapat melihatnya dari dekat. Terkait dengan prosesi itu, Pastor Markus menyatakan kesannya.

“Selalu merupakan sebuah kesempatan membahagiakan ketika bisa melihat beliau dari dekat dan menerima berkatnya,“ ujar imam asal Flores, NTT ini. * [kis/fg]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button